Sabtu, 20 Oktober 2012

Bisnis ''Elektronik''

Maraknya permintaan masyarakat akan barang – barang elektronik, menyebabkan bisnis elektronik saat ini banyak ditemukan di berbagai tempat. Dari mulai bisnis pembuatan barang elektronik, toko elektronik, bisnis jasa reparasi barang elektronik, sampai bisnis kredit elektronik banyak ditemukan di sekitar kita. Banyaknya bisnis elektronik yang bermunculan saat ini, karena kebutuhan masyarakat akan barang elektronik juga semakin meningkat.
Berbagai macam produk elektronik seperti televisi, radio – tape, DVD/ VCD player, computer, laptop, handphone, AC, hingga perabot rumah tangga seperti setlika, magic gar, kipas angin, kulkas, blender, dll. Sekarang barang – barang tersebut bukan menjadi barang mewah lagi bagi sebagian masyarakat, sehingga daya beli masyarakat terhadap barang elektronik kini meningkat pesat.
Konsumen
Karena barang elektronik sekarang bukan lagi menjadi barang mewah, hampir setiap rumah sudah memiliki barang elektronik. Hal ini menjelaskan bahwa barang elektronik kini sudah digunakan oleh semua orang dari berbagai kalangan. Baik masyarakat menengah ke atas, maupun masyarakat menengah sudah menggunakan barang elektronik untuk memudahkan pekerjaan mereka.
Info bisnis
Untuk memulai bisnis ini sebelumnya siapkan lokasi usaha yang strategis, usahakan pilih lokasi yang berada di pusat keramaian. Misalnya di kawasan pusat perbelanjaan, atau di pinggir jalan yang dilalui banyak orang. Setelah lokasi usaha terpenuhi, selanjutnya cari informasi distributor barang elektronik yang dapat menyuplai produk elektronik dengan harga miring. Misalnya dengan bekerja sama dengan toko grosir elektronik yang ada di Glodok. Untuk produk – produk elektronik yang saat ini beredar di pasaran antara lain merek Sony, Panasonic, Sharp, LG, Toshiba, Maspion, Philips, Samsung, Sanyo, Electrolux, Pioneer, dll.
Kelebihan bisnis
Bisnis elektronik memiliki prospek bisnis yang sangat cerah, karena saat ini perkembangan teknologi sangat pesat. Dan masyarakat pun memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut untuk mempermudah pekerjaan mereka, salah satunya dengan menggunakan produk – produk elektronik. Tingginya minat dan daya beli konsumen akan barang elektronik, memberikan keuntungan tersendiri bagi para pelaku bisnis elektronik.
Kekurangan bisnis
Kendala dalam menjalankan bisnis ini adalah kurangnya modal untuk mengembangkan usaha. Karena untuk membuka bisnis elektronik, membutuhkan modal usaha yang tidak sedikit. Selain itu persaingan bisnis yang cukup ketat, membuat para pelaku bisnis ini harus berpikir ekstra keras untuk menentukan strategi bisnis agar bisa memenangkan persaingan pasar. Kendala yang lainnya yaitu harga barang elektronik yang sering naik turun, seiring dengan naik turunnya nilai rupiah.
Pemasaran Bisnis
Strategi pemasaran yang dapat dijalankan bisnis elektronik adalah dengan membagikan brosur maupun pamflet di kota Anda dan sekitarnya. Selain itu Anda juga bisa memasang iklan di berbagai media, seperti media cetak, media elektronik, maupun memasang papan iklan di berbagai lokasi strategis yang ada di kota Anda. Sehingga masyarakat mengetahui informasi mengenai keberadaan bisnis Anda.
Bila perlu berikan bonus dan potongan harga untuk pembelian produk tertentu. Sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk elektronik pada Anda. Disamping pemasaran secara offline, bisnis elektronik juga bisa dipasarkan melalui media online. Dengan memasarkan barang elektronik melalui internet, Anda dapat menjangkau konsumen dari berbagai daerah. Sehingga jangkauan pasar bisnis Anda semakin luas.
Kunci sukses
Kunci kesuksesan bisnis elektronik yaitu jeli melihat pasar dan mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Dengan menyediakan produk elektronik yang up to date, sehingga konsumen dapat menemukan produk baru yang ingin mereka cari. Disamping itu berikan harga yang bersaing dengan bisnis lain yang bergerak dibidang yang sama, sehingga loyalitas konsumen semakin tinggi.

Analisa Ekonomi

Asumsi

Berikut kami berikan contoh analisa ekonomi peluang bisnis toko elektronik.
Dengan menjual televisi, DVD/VCD player, kipas angin, magir gar, blender, kulkas, dll. 

Modal awal

Sewa tempat / tahun                              Rp  15.000.000,00
Stok awal barang elektronik                      Rp 100.000.000,00+
Total                                            Rp 115.000.000,00

Biaya operasional
Stok bulanan                                     Rp  50.000.000,00
Gaji pegawai (@ 750.000,00 x 2 orang)            Rp   1.500.000,00
Biaya listrik                                    Rp     200.000,00
Biaya transportasi                               Rp     600.000,00
Biaya promosi                                    Rp     500.000,00+
Total                                            Rp  52.800.000,00

Omset per bulan
Televisi 21”   (Rp 1.250.000,00 x 10 buah)       Rp  12.500.000,00
DVD/VCD player (Rp 750.000,00 x 15 buah)         Rp  11.250.000,00
Kulkas         (Rp 2.500.000,00 x 8 buah)        Rp  20.000.000,00
Magic gar      (Rp 300.000,00 x 15 buah)         Rp   4.500.000,00
Kipas angin    (Rp 300.000,00 x 10 buah)         Rp   3.000.000,00
Blender        (Rp 300.000,00 x 20 buah)         Rp   6.000.000,00+
Total                                            Rp  57.250.000,00

Laba per bulan
Rp 57.250.000,00 - Rp 52.800.000,00  =           Rp   4.450.000,00

BEP
(modal awal : laba bersih per bulan) =  26 bulan

0 komentar:

Poskan Komentar